- Tersugesti oleh pola pikir dan paradigma yang salah yaitu selamanya tidak akan mampu memiliki rumah pribadi
- Gaya hidup borjuis dan tidak bisa mengelola penghasilan
- Tidak bisa menghapus atau mengurangi pos-pos pengeluaran yang tidak penting
- Tidak mampu menambah pos-pos pemasukan dengan kerja sambilan atau menggeluti bisnis tertentu
- Harga rumah di pusat kota belum terjangkau
- Rumah di pinggiran kota jauh, biaya transport
- Penghasilan tetap tidak memenuhi kriteria KPR untuk tipe rumah yang diinginkan (besar cicilan biasanya 1/3 dari gaji)
- Tabungan yang ada tidak mampu menutupi uang muka untuk membeli rumah (biasanya 20% - 30% dari harga rumah)
- Jualan tiket pesawat murah dan pesan kamar hotel dalam dan luar negeri
- Mau bisnis tour and travel (haji plus, umrah, wisata lokal dan mancanegara)
- Ingin bisnis property (broker, flipper, investor dan property developer)
- Ingin fokus jadi marketing property

Tidak ada komentar:
Posting Komentar